Tips Konsumsi Ikan

Tips Konsumsi Ikan

Distribusikan ke

Halo Sahabat Sehat,

Masih takut makan ikan? Banyak cara agar makan ikan bisa lebih menyenangkan. Sehat dapat enak pun dapat.

1.Takut dengan duri ikan?

Jangan takut dengan duri ikan, kita bisa memilih ikan dengan proses fillet, seperti kakap fillet, fillet ikan dori, dan lain-lain. Atau jika dirasa ikan fillet harganya cukup mahal maka kita bisa memilih ikan dengan proses duri lunak atau ikan presto, misalnya ikan kembung duri lunak atau ikan bandeng duri lunak, yang lebih dikenal dengan nama ikan presto.

2. Hilang selera karena bau amis ikan?

Jangan takut dengan bau amis ikan. Karena sejatinya jika ikan yang kita konsumsi dalam keadaan fresh dan terjaga rantai dinginnya, maka ikan tidak akan berbau amis.

Bau amis pada ikan menunjukan bahwa ikan sudah tidak fresh. Hal ini disebabkan oleh aktifitas bakteri yang terkontaminasi di kulit ikan  yang bisa mengeluarkan zat amino volatil atau amino terbang, saat terkena udara.

Nah, zat itulah yang menghasilkan bau amis pada tubuh ikan. Semakin lama Ikan terkena udara, maka semakin banyak zat amino terbang yang dihasilkan. Karena bisa terbang, maka zat tersebut bisa sampai ke hidung kita dan bau amis pun tercium oleh hidung kita. Ikan yang masih segar atau baru diambil dari air biasanya tidak berbau amis.

Bau amis ikan juga bisa dihilangkan dengan cara melumurkan air jeruk nipis ke badan Ikan. Saat air jeruk nipis dilumurkan, zat amino terbang akan berubah menjadi garam amino. Garam amino ini wujudnya padat dan tak bisa terbang sehingga bau amis pada ikan pun tidak akan tercium oleh hidung kita.

Sahabat Sehat, bagaimana apakah masih takut untuk makan Ikan? Jika makan ikan utuh masih tetap “menakutkan” dan “belum selera”, maka Sahabat Sehat masih bisa mengakalinya dengan mengkonsumsi ikan yang sudah “diolah” menjadi berbagai macam panganan olahan ikan. Sehingga makan ikan menjadi lebih menyenangkan, sehat dan lezat pun dapat.

Nah, Sahabat Sehat, bagaimana proses pengolahan ikan menjadi panganan sehat, lezat dan bergizi? Ikuti terus artikel – artikel selanjutnya.

Salam Sehat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *